madiunae.id – Pasar Sleko Madiun. Pernah mendengar tentang daerah Sleko? Bagi warga Madiun, bukan menjadi hal yang asing lagi ketika sudah mendengar istilah “Sleko”. Nah tapi, apa yang menjadi keistimewaan dari daerah itu? Memang ada apa? Pasti semua orang akan timbul pertanyaan itu terutama yang bukan merupakan warga asli Madiun.

Sleko adalah nama dari salah satu pasar tradisional yang berada di sisi selatan Madiun kota. Lokasinya sih berada di pojokan jalan. Jadi, ada yang menyebutkan bahwa Pasar Sleko terletak di Jalan Musi, di Jalan Trunojoyo bahkan ada yang bilang terletak di Jalan Kapuas. Pasar ini begitu terkenal sejak dulu, didukung dengan keberedaan stasiun di dekat pasar tersebut. Ya, stasiun tersebut berada di seberang Pasar Sleko. Namun, kini sudah tidak aktif lagi.

Bukan Warga Madiun Kalau Tidak Mengenal Daerah Ini
Sumber : informasimadiun.blogspot.com

(Baca Juga: Cerita Dibalik Kesenian Dongkrek Khas Madiun)

Lalu, apa yang menjadikan Pasar Sleko ini menjadi terkenal?

Banyaknya Pedagang Buah

Bukan Warga Madiun Kalau Tidak Mengenal Daerah Ini
Sumber : flickriver.com

Memang sih dimana ada pasar tidak mungkin tidak ada yang menjual buah. Tetapi, sejak dulu Pasar Sleko terkenal bahwa banyak pedagang buah yang menjual beraneka macam buah-buahan. Dibandingkan dengan pedagang yang ada di pasar yang lain, pedagang buah di Pasar Sleko memiliki varian buah yang lebih banyak. Bahkan, buah yang tidak musim terkadang dijual juga di Sleko. Jadi, buah apa yang kita inginkan biasanya pasti tersedia. Jika kita pandai menawar, kita juga bisa mendapatkan harga yang miring. Meskipun sebenarnya di Sleko juga menawarkan harga yang standar/ tidak terlalu tinggi.

Menyediakan Alat-Alat Kematian

Bukan Warga Madiun Kalau Tidak Mengenal Daerah Ini
Sumber : informasi.blogspot.com

Nah, berbicara tentang kematian, tidak ada satu orangpung yang luput dari kematian. Karena sebenarnya semuanya sudah dituliskan ketika kita lahir di bumi ini. Kematian tidak ada yang mengetahui dan semua serba tiba-tiba. Bagi keluarga yang ditinggalkan jelaslah tidak memiliki persiapan apa-apa, termasuk pula alat-alat kematian seperti kain kafan, kendi (teko yang berasal dari tanah liat), bunga mawar untuk orang meninggal, kelapa, tikar, batu nisan, papan penutup dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut masih  ada dan dipergunakan di daerah ketika ada orang yang meninggal. Di Sleko lah semua hal itu disiapkan dan hebatnya lagi karena memang kematian itu datangnya tiba-tiba, maka para pedagang rela membuka kiosnya 24 jam. Udah berasa kayak swalayan ya hehe. Inilah sisi lain yang membuat Pasar Sleko ramai dikenal masyarakat karena setiap ada orang yang meninggal, segala keperluan upacara kematian bisa dibeli disana.

Di Pasar Sleko Madiun Juga Terdapat Jual-Beli Barang Bekas

Bukan Warga Madiun Kalau Tidak Mengenal Daerah Ini
Sumber : daerah.sindonews.com

Buat kita yang ingin jual beli barang bekas, Pasar Sleko juga menampung transaksi macam itu. Terlebih sepeda roda dua. Banyak pedagang yang menjual sepeda bekas dengan kualitas yang tidak buruk meskipun sudah pernah dipakai. Biasanya harga yang ditawarkan juga lebih miring, tergantung bagaimana proses tawar menawar kita seperti apa. Tak hanya sepeda bekas, jual beli besi bekaspun juga dilayani disana.

(Baca Juga : Kecil-kecil Tapi Dibutuhkan Banyak Orang)

Nah itulah tadi beberapa hal yang menjadi keistimewaan dari daerah Sleko. Sekedar informasi saja bahwa seolah-olah pasar ini dibagi menjadi beberapa bagian yang memudahkan kita untuk menghafal tempat. Bagian depan tengah menjual berbagai kebutuhan rumah tangga, sembako, seragam, tas dan lain-lain. Bagian depan selatan adalah kios pedagang buah. Bagian belakang sisi timur utara adalah pedagang alat-alat kematian. Paling belakang adalah penjual barang-barang bekas. Sedangkan di pinggir-pinggir Pasar Sleko dipenuhi dengan para penjaja makanan mulai makanan ringan hingga makanan berat.

Buat kalian yang memang belum tahu daerah Sleko, bolehlah sekali-kali mampir kesana. Meskipun hanya sekedar melepas rasa penasaran.

Oh iya, di dekat Sleko juga ada kampung yang sedang hits loh. Mau tau? Tunggu artikel berikutnya(AD/8).

 

(Sumber Gambar Utama : informasimadiun.blogspot.com)

(Editor : AprianingDwi)

9 COMMENTS

  1. Setauku sejak dulu memang pasar, bukan stasiun sepor. Yang d sebrang jalan d jln trunojoyo lah stasiun sleko….untuk arah ke ponorogo. Jd ada pasar sleko dan ada stasiun sleko dua tempat yg berbeda di satu kawasan

  2. Artikelnya perlu diralat nih,pasar sleko dan stasiun sleko itu tempatnya beda tapi masih satu lokasi, klo stasiun sleko diseberang jalan depan pasar sleko agak keselatan sedikit, dekat gang stasiun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here