Ponorogo ? Reog! Tunggu dulu, bukan hanya Reog yang terkenal di Ponorogo, Ponorogo juga terkenal oleh tempat tempat wisata alamnya yang sangat memukau. Salah satunya yang akan madiunae rekomendasikan untuk kalian para pecinta wisata alam pegunungan.

Namanya Gunung Bedes, ya nama yang bisa dibilang unik dan mengundang pertanyaan. Gunung Bedes sendiri terletak di Desa Ngadirejo Kec. Sooko Kab. Ponorogo. Di Gunung Bedes terdapat bongkahan batu besar yang menghadap langsung ke arah Gunung Bayang Kaki. Konon dahulunya bongkahan batu besar tersebut adalah sarang kera. Dalam bahasa sekitar kera biasa disebut juga dengan “Bedes”. Oleh karenanya, gunung tersebut diberi nama Gunung Bedes.

Di gunung tersebut, terdapat sebuah bongkahan batu besar yang ketika kita menaikinya kita dapat melihat pemandangan yang menakjubkan. Sejauh mata memandang, tersaji panorama alam yang sayang untuk dilewatkan. Bak lagu Naik-Naik ke Puncak Gunung itu terjadi sungguhan hehehe. Dari sinilah madiunae menyebut bongkahan batu besar itu sebagai ‘Gardu Pandang Asli Ciptaan Illahi’

Kenapa disebut ‘Gardu Pandang Asli Ciptaan Illahi’?

Baca! Inilah Fenomena Gardu Pandang Asli Ciptaan Illahi di Daerah Ponorogo
Beginilah Wujud Bongkahan Batu Besar
Sumber : Foto Pribadi

Seperti banyak kita tahu entah di media sosial maupun media massa, masyarakat kita semakin kreatif dan inovatif. Mereka banyak mengeksplore daerah-daerah yang tidak banyak orang ketahui untuk dijadikan objek wisata. Tidak menutup kemungkinan bahwa daerah yang sebenarnya biasa saja, kini laris manis menjadi destinasi wisata. Mengapa demikian? Karena para pegiat wisata mengonsep sedemikian rupa agar para wisatawan bisa menikmati tempat wisata tersebut dengan nyaman dan harga yang terjangkau. Tak sedikit pula yang akhirnya membuat gardu pandang untuk memberikan daya tarik kepada wisatawan. Tujuannya adalah untuk menyuguhkan panorama yang indah dari ketinggian bagi setiap orang yang berkunjung ke daerah tersebut. Nah, sedangkan di Gunung Bedes ini, bongkahan batu yang berdiri menjulang yang sudah digambarkan diatas bukanlah rekayasa manusia. Memang sudah ada dan asli dari Sang Pencipta. Inilah yang akhirnya madiunae sebut sebagai Gardu Pandang Asli Ciptaan Illahi.

(Baca Juga : Menikmati Eloknya Waduk Widas di Madiun)

Bagaimana Kita Bisa Mencapai Lokasi Tersebut?

Memang tidak mudah untuk dapat menuju ke Gunung Bedes. Medan yang akan dilewati bisa katakan cukup bahaya dan memiliki akses yang tidak gampang. Jalan menuju lokasi masih berupa tanah yang bercampur bebatuan. Kalian juga akan melewati sebuah sungai kecil yang belum dibangun jembatannya, sehingga harus memaksa kalian untuk melewati aliran sungai itu langsung.

Baca! Inilah Fenomena Gardu Pandang Asli Ciptaan Illahi di Daerah Ponorogo
Salah satu medan yang harus dilewati untuk menuju Gunung Bedes
Sumber : Foto Pribadi

Untuk rute yang bisa kalian tempuh adalah setelah masuk ke Kabupaten Ponorogo, ambillh rute ke arah Trenggalek. Setelah kalian sampai di Pasar Sawoo, kalian belok ke kiri yang ditandai dengan kondisi jalan menurun hingga menuju pertigaan Tumpak Pelem yang berjarak +/- 7Km. Sesampainya di pertigaan ambil jalan kiri menuju Pasar Narang Temon yang berjarak +/- 3Km. Dari Pasar Narang Temon ambil jalan ke kanan (masih berupa makadam) dan ikuti jalan itu sampai di Dusun Buyut Desa Ngadirojo. Sesampainya di daerah tersebut ada sebuah rumah warga yaitu rumah Ibu Sriani yang dijadikan tempat parkir kendaraan pengunjung. Disitulah titik terakhir kalian diperbolehkan membawa kendaraan. Lokasinya sih memang sudah dekat, akan tetapi kalian harus jalan terlebih dahulu sejauh +/- 500m dengan melewati jalan setapak yang menanjak dan masih berupa tanah. Nah, kalau masih bingung juga, jangan segan dan ragu untuk bertanya kepada penduduk sekitar. Mereka akan memberikan kita arah ke lokasi Gunung Bedes dengan sangat ramah. Simak video di bawah untuk melihat medannya.

Kalau kata para pendaki, tujuan mendaki gunung adalah puncak memang sangat tepat jika diibaratkan perjalanan ke Gunung Bedes ini. Ya karena setelah kalian sampai puncak, rasa capek dan melelahkan sepanjang perjalanan, rasanya terbayar sudah. Dan seperti biasa untuk mengabadikan momen, kalian bisa mengambil foto sesuka hati kalian atau bahkan berselfi-selfi ria hehehe. Buat pecinta fotografi dan media sosial, daerah ini sangat instragamable. Pemandangan alam dan hamparan pepohonan nan hijau akan menggoda mata pengunjung untuk berlama-lama di spot ini. Tetapi, jangan terlena dengan indahnya pemandangan yang disajikan ya karena lengah sedikit saja, nyawa taruhannya. Pastikan tetap memperhatikan keselamatan jiwa kalian.

(Baca Juga : Beginilah Kelanjutan Batu Akik Asli Pacitan, Wajib Kalian Tahu)

Sangat menarik bukan? Penasaran ingin kesana? Cukup siapkan keberanian, adrenalin yang tinggi dan tenaga yang ekstra serta bekal makanan dan minuman yang cukup, kalian sudah bisa menikmati pemandangan yang luar biasa indahnya ditambah dengan bonus hembusan angin pegunungan yang lumayan kencang yang pastinya akan membuat anggota badan kalian menjadi tremor.

Jadi saran dari madiunae, kurangi sedikit waktu ngopimu untuk menikmati dan mensyukuri karya Tuhan yang sangat indah ini ‘Gunung Bedes’.

 

(Sumber Gambar Utama : Foto Pribadi)

(Editor : AprianingDwi)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here